Enam Faktor yang Menjadi Penyebab Timbulnya Jerawat Menurut Para Ahli

Banyak yang bilang wajah yang berjerawat itu mencerminkan bahwa orang tersebut jorok, tidak mencintai kebersihan, tidak peduli kesehatan, dan berbagai hal asumsi negative lainnya. Tapi sebenarnya tidak hanya factor kebersihan yang menjadi penyebab jerawat, yah.. walaupun factor kebersihan juga ikut andil dalam hal ini.

Jerawat atau acne sebenarnya adalah penyakit pada kulit yang terjadi akibat banyak factor. Berdasarkan data yang kami kumpulkan ada enam factor yang menjadi pemicu timbulnya jerawat, yaitu factor genetic, factor hormonal, factor asupan makanan, factor stressor, factor cosmetic, dan factor obat.

Faktor Pertama: Genetic

Penyebab timbulnya jerawat batu pada wajah pertama yaitu dari segi genetic. Dipandang dari segi genetic, jerawat dapat diturunkan melalui sifat sifat gen yang mempengaruhi kondisi kulit. Misalnya adalah overaktifnya kelenjar minyak pada kulit dan perbedaan kemampuan regenerasi kulit yang tidak normal.

Overaktif kelenjar minyak, akan meningkatkan produksi sebum yang pada akhirnya akan menutup pori pori wajah. Sedangkan regenerasi sel kulit yang tidak normal akan menyebabkan penumpukan sel kulit mati pada pori pori wajah. Dua kondisi ini tentunya akan memperbesar kemungkinan terjadinya peradangan, yang disebabkan karena aktivitas bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes) yang memang menyukai penumpukan lemak pada pori pori kulit.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Braun dan Falco pada tahun 1991, bila kedua orangtua mempunyai masalah tentang jerawat, anak pun mempunyai resiko masalah berjerawat hingga 50 persen. Namun factor genetic tidak 100 persen menjadi penentu berjerawat atau tidaknya kita, ada factor lingkuangan juga yang ikut berperan.

Factor Kedua: Hormonal

Penyebab timbulnya jerawat di dahi yaitu hormonal. Dari segi hormonal penyebab jerawat yang utama adalah hormon androgen. Hormon ini diproduksi baik oleh laki-laki maupun perempuan, walau pada perempuan yang diproduksi sedikit sekali. Hormon androgen ini akan meningkat saat seseorang masuk pada usia pubertas. Pada masa inilah permasalahan jerawat mulai muncul. Namun persoalan jerawat akibat factor hormonal akan sembuh dengan sendirinya pada usia 30 sampai 40 tahun, saat hormon dalam tubuh kita sudah stabil.

Hormon androgen akan menstimulasi kelenjar sebum (kelenjar minyak) yang terletak di kulit untuk menghasilkan minyak. Pada saat remaja aktivitas kelenjar sebum cendrung sangat meningkat, sehingga pada akhirnya kelenjar sebum akan memproduksi minyak secara berlebihan. Minyak ini akan memicu tumbunya akne atau jerawat, sehingga mengganggu keindahan penampilan kulit.

Faktor Ketiga: Asupan Makanan

Faktor ketiga penyebab timbulnya jerawat di wajah yaitu asupan makanan. Untuk meminimalisirkan produksi minyak yang dikeluarkan oleh kelenjar minyak, kita dapat melakukannya dengan membatasi asupan bahan makanan yang mengandung minyak seperti gorengan, hindari pula minuman mengandung kafein seperti kopi, dan penuhilah pula kebutuhan air tubuh dengan meminum air putih 8 liter sehari serta memakan buah buahan dan sayur sayuran yang mengandung banyak air.

Enam Faktor yang Menjadi Penyebab Timbulnya Jerawat

Faktor Keempat: Stressor

Faktor keempat penyebab timbulnya jerawat nasi, stressor. Pada saat stress, tubuh akan mengeluarkan beberapa hormon, salah satunya adalah hormon kortisol. Salah satu efek dari hormon kortisol adalah mingkatkan kerja kelenjar minyak dan dapat menurunkan system kekebalan tubuh. Hal ini akan membuat bakteri penyebab jerawat semakin mudan untuk melakukan peradangan di kelenjar minyak dan akhirnya menimbulkan jerawat.

Factor Kelima: Kosmetik

Faktor kelima penyebab timbulnya jerawat pada pria, Kosmetik. Jika kita mengalami masalah pada jerawat sebaiknya hindarilah penggunaan bedak yang mengandung terlalu banyak minyak, karena minyak dari bedak tersebut juga dapat melakukan penyumbatan pada kelenjar minyak kulit wajah. Sebaiknya hindari pula penggunaan foundation, karena foundation akan menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

Faktor Keenam: Obat

Ada juga jerawat yang terjadi karena penggunaan obat obatan tertentu, salah satunya adalah obat kortikosteroid (baik dalam bentuk oral maupun topical). Obat kortikosteroid seperti betametason, prednisolo, metilprednisolo, dan lain lain dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, sehingga kuman penyebab jerawat menjadi mudah menginfeksi kulit wajah kita.

Ingin Memulai Transformasi Kulitmu? Temukan sebuah cara terkini untuk hilangkan jerawat, flek, kusam dan berbagai macam masalah kulit di bawah pengawasan dokter ahli. Mulai Perubahan Sekarang bersama LAVEES by Dr. Monita Skincare.

Written By
More from Lavees

6 Cara Merawat Tangan Agar Tampak Alami Dan Segar

Tangan mungkin tak sepenting wajah dalam urusan penampilan. Namun kulit tangan yang...
Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *