7 Cara Menghilangkan Jerawat, Bekas Jerawat dan Komedo dengan Cream Obat Jerawat Ampuh bersama Dokter Ahli


Hai, Selamat datang di Lavees Skin Health Care by Dr. Monita Sugianto. Kami adalah klinik kecantikan online yang menangani masalah kulit seperti Jerawat, Bekas jerawat, Komedo, Noda Flek Hitam berdiri sejak 5 tahun lalu.

Sejak saat itu juga, team kami di LAVEES Skin Health Care mengumpulkan data, menganalisa memformulasi, mengevaluasi terus menerus setiap tahunnya. Sampai kami menemukan suatu kunci untuk mengatasi masalah jerawat dan akan kami share ke kamu.

Untuk mengatasi masalah jerawat dan lainnya, setidaknya kamu harus memahami tiga hal: faktor penyebab munculnya jerawat, 2 jenis jerawat yang ada dan juga mengetahui cara-cara untuk mengatasinya. Semua ini akan kita bahas pada artikel kali ini dengan sub topic:

  • 9 Faktor Penyebab Munculnya Jerawat
  • 2 Jenis Jerawat yang Perlu Kamu Ketahui
  • 7 cara cepat menghilangkan jerawat, bekas jerawat, komedo, dan noda hitam

Sudah Siap? Yuk kita pelajari lebih lanjut.


9 Faktor Penyebab Munculnya Jerawat

Jerawat merupakan suatu masalah kulit yang mana dikarenakan pori-pori kulit tersumbat dan menimbulkan kantung nanah yang meradang yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik di beberapa bagian tubuh, seperti di bagian wajah, leher, dada, dan punggung. Jerawat adalah gangguan kesehatan pada kulit yang hampir setiap orang pernah mengalaminya.

Memiliki jerawat memang akan sangat mengganggu karena bisa membuat penampilan kulit menjadi tidak sehat dan tidak menarik, terutama untuk jerawat di wajah. Jerawat juga kadang menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman di permukaan kulit, terlebih pada saat jerawatnya disentuh, sakitnya bisa semakin terasa.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang cara menghilangkan jerawat, pertama-tama kita harus mengetahui dulu apa saja sih faktor-faktor yang biasanya menjadi penyebab munculnya jerawat? Berikut ini 9 faktor penyebab munculnya jerawat:

Faktor kurangnya kebersihan

Kebersihan kulit wajah yang kurang dijaga dengan baik dapat memberikan efek yang buruk bagi kesehatan kulit, yaitu dengan munculnya jerawat. Jarang cuci muka ataupun tidak membersihkan wajah dengan cara yang tepat dapat membuat timbunan kotoran di wajah menyumbat pori-pori kulit sehingga memicu infeksi bakteri kulit dan memunculkan jerawat.

Factor make up berlebih

Jerawat muncul juga bisa dikarenakan produk-produk kosmetik yang digunakan. Penggunaan make up secara berlebihan juga dapat memicu timbulnya jerawat bila tidak dibersihkan dengan benar. Dalam menggunakan produk kosmetik sebaiknya perhatikan jenis kulit dan memilih produk yang sekiranya cocok dengan kondisi kulit kita.

Faktor jenis kulit

Pengaruh jenis kulit yang dimiliki setiap orang juga bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat. Misalnya, bagi orang yang memiliki jenis kulit yang berminyak lebih berpotensi memiliki jerawat bila dibandingkan dengan orang yang memiliki kulit normal. Begitu pula dengan orang yang memiliki jenis kulit yang sensitive. Kulit yang memiliki pori-pori besar juga rentan terkena jerawat sebab bila pori-pori kulitnya tersumbat kotoran bisa cepat memicu timbulnya komedo yang menjadi penyebab jerawat.

Faktor hormon

Perubahan pada hormon saat memasuki usia remaja (pubertas) bisa menyebabkan timbulnya jerawat. Gangguan hormon ini bisa dialami juga pada wanita saat sebelum menstruasi dan bagi orang yang menggunakan obat-obatan tertentu yang efeknya dapat menyebabkan gangguan pada hormon. Sebab, perubahan hormon bisa memicu produksi minyak berlebih di wajah, sehingga kulit lebih berminyak, berkomedo, dan berjerawatan.

Faktor makanan

Makanan secara tidak langsung bisa menjadi faktor penyebab jerawat, terutama pada makanan yang berlemak tinggi atau makanan yang kurang sehat, seerti junk food karena dapat memicu produksi sebum yang berlebihan.

Faktor genetika atau keturunan

Memiliki faktor genetik dengan jenis kulit yang kurang baik bisa pula menyebabkan jerawat apabila kulit tubuh tidak dirawat dengan baik. Karena itu, ada banyak kasus yang mengalami peradangan jerawat karena faktor genetik.

Faktor pola hidup

Gaya hidup tidak sehat, seperti; banyak merokok, tidak makan makanan yang sehat, serta kurang asupan air mineral bisa meningkatkan risiko masalah pada kulit seperti jerawat.

Faktor stress

Kondisi emosional, seperti stress juga dapat mengganggu hormon yang akan memberikan dampak munculnya jerawat di permukaan kulit.

Faktor lingkungan kotor

Kulit wajah yang sering terkena asap dan debu juga rentan mengalami timbulnya jerawat. Sebab, asap dan debu bisa menempel di wajah dan menutup pori-pori yang memicu jerawat.


2 Jenis Jerawat yang Perlu Kamu Ketahui

Meskipun jerawat bukan jenis penyakit kulit yang berbahaya, namun kulit bisa rusak bila memiliki jerawat terlalu banyak karena dapat membuat kulit menjadi kasar, bekasnya bisa menimbulkan flek ataupun noda hitam. Sebagai tambahan informasi, jerawat memiliki banyak jenisnya. Klasifikasinya sebagai berikut;

1. Jenis Jerawat Berdasarkan Bentuknya

Jenis jerawat berdasarkan bentuknya ada 3 jenis, yaitu:

  • Jerawat radang: jerawat ini timbul karena adanya kantung folikel yang terdapat pada dermis terisi oleh lemak padat yang mengakibatkan dermis mengembung. Demis tersebut dapat pecah yang membuat darah putih akan menyerang daerah folikel sabasea yang memunculkan peradangan pada kulit. Jerawat radang ini biasanya menimbulkan rasa sakit dan ukurannya cukup besar sebab didalamnya terdapat cairan nanah.
  • Komedo: komedo juga termasuk salah satu jenis jerawat. Komedo merupakan jerawat yang hanya menyumbat pori-pori kulit dan tidak terinfeksi oleh kuman dan bakteri. Komedo ada dua jenisnya, yaitu komedo terbuka atau komedo putih (komedo yang memiliki ciri-ciri pori-pori kulitnya yang tersumbat memiliki warna putih pucat) dan komedo tertutup atau komedo hitam (komedo yang memiliki ciri-ciri pori-pori kulitnya yang tersumbat memiliki warna kehitam-hitaman)
  • Jerawat Konglobata: merupakan kumpulan dari jerawat-jerawat yang terkadang berupa bisul-bisul. Jerawat ini munculnya hanya 1 pada mulanya, namun kemudian terus bertambah, melebar dan bernanah. Biasanya, bekas jerawatnya sulit untuk dihilangkan.

2. Jenis Jerawat yang Biasa dikenal oleh masyarakat

Jenis jerawat lainnya yang di kenal masyarakat, yaitu:

  • Jerawat batu: sama seperti jerawat radang, namun ukuran dari jerawat batu lebih besar dan di kulit lebih terasa menyakitkan. Jika tidak segera diobati dengan obat jerawat batu, jerawat ini akan meninggalkan bekas luka di wajah yang berbentuk seperti cekungan.
  • Jerawat pasir: merupakan kumpulan jerawat-jerawat kecil yang banyak sehingga terlihat seperti pasir.
  • Jerawat juvenile: jerawat yang terjadi karena perubahan hormon yang tidak stabil sebab memproduksi sebum dimasa remaja yang mengalami pubertas pada saat berumur 14 – 20 tahunan.
  • Jerawat rosacea: jerawat yang muncul pada wanita usia 30 – 50 tahun yang terjadi akibat peradangan yang kemudian menimbulkan lipatan pada hidung yang seolah-olah terlihat bersisik. Untuk solusi bagaimana cara menghilangkan jerawat ini hanya dapat ditanggani oleh dokter kulit.
  • Jerawat vulgaris: ini merupakan nama lain dari komedo.

7 cara cepat menghilangkan jerawat, bekas jerawat, komedo, dan noda hitam

Nah, setelah kamu mengetahui penyabab dan jenis-jenis dari jerawat, berikut ini akan kami sampaikan untuk anda tips menghilangkan jerawat, bekas jerawat, komedo, dan noda hitam yang kami rangkum menjadi satu.

Sebab, bila di kulit timbul jerawat pastilah bekas jerawat, komedo, maupun noda hitam menyertainya. Rangkumaan informasi cara menghilangkan jerawat, cara menghilangkan bekas jerawat, cara menghilangkan komedo, dan cara menghilangkan noda hitam ada dalam 7 cara menghilangkan jerawat, bekas jerawat, komedo, dan noda hitam di bawah ini.

1. Menggunakan masker wajah dari bahan-bahan alami

Ada banyak resep masker wajah dari bahan-bahan alami sekitar kita yang dapat berfungsi secra ampuh mengatasi jerawat, bekas jerawat, komedo, hingga menghilangkan flek hitam. Bahan-bahan yang diketahui dapat membantu mengatasi jerawat adalah minyak kelapa, minyak zaitun, baking soda, lidah buaya, cuka apel, daun mint, dan beberapa bahan obat jerawat alami di bawah ini;

  • Masker madu murni: oleskan langsung madu murni di wajah tanpa tambahan bahan lainnya untuk merawat wajah, termasuk menghilangkan komedo, jerawat, dan menghilangkan noda hitam bekas jerawat. Sebab, madu murni mempunyai kandungan anti bakteri yang berfungsi dalam mengurangi inflamasi atau peradangan.
  • Masker bawang merah: masker ini dapat dibuat dengan menumbuk atau memarut bawang merah yang dioleskan di bagian kulit wajah yang berjerawat. Diamkan hingga kering, lalu bilas dengan air hingga bersih.
  • Masker telur dan madu: campurkan putih telur ayam kampung dengan satu sendok madu murni lalu aduk hingga rata untuk dijadikan masker. Sebelum mengaplikasikannya di wajah, sebaiknya cuci wajah terlebih dahulu.
  • Masker kentang: haluskan kentang dan gunakan sebagai masker. Setelah diaplikasikan di wajah, diamkan beberapa saat hingga mongering. Setelah itu, bilas wajah dengan air hangat. Gunakan secara teratur.

2. Menggunakan obat jerawat dan obat penghilang bekas jerawat

Obat jerawat telah banyak diproduksi dan beredar di pasaran dengan berbagai macam merk. Bentuknya bisa berupa krim oles maupun kapsul untuk mengatasi jerawat dari dalam. Harga obat menghilangkan jerawat yang beredar di pasaran bervariasi mulai dari yang murah berharga belasan ribu hingga produk yang mahal berharga ratusan ribu rupiah. Untuk para konsumen yang ingin membeliobat maupaun krim penghilang bekas jerawat diharapkan berhati-hati dalam memilih produknya. Karena, bila salah memilih produk bisa membuat jerawat makin banyak dan parah.

Dengan bervariasinya obat jerawat, obat flek hitam, maupun cream penghilang bekas jerawat diharapkan konsumen bisa memilih dengan bijak. Produk yang berharga murah belum tentu bagus dan harga mahal belum tentu cocok untuk jenis kulit anda. Kalau bisa konsultasikan dahulu dengan dokter produk mana yang tepat untuk anda gunakan.

Ada kriteria-kriterianya yang harus ada ketahui dalam memilih produk yaitu pilihlah produk yang aman bebas dari kandungan merkuri ataupun logam berat berbahaya dan tentu saja telah terdaftar dibadan BPOM, serta produk yang terbukti ampuh bisa menghilangkan jerawat dan bekasnya secara tuntas. Lalu, pada produknya terdapat panduan produk dan pemakaian lengkap yang sesuai dengan jenis kulit anda.

3. Memeriksakan kulit ke dokter kulit dan menggunakan cream racikan dokter

Memiliki jerawat yang membandel dan parah harus segera ditangani dengan tepat. Cara yang aman dan paling baik adalah dengan memeriksakannya ke dokter, terutama dokter spesialis kulit. Dokter akan bertindak segera dalam menangani masalah jerawat pada pasiennya. Dokter akan memeriksa kondisi jerawat secara langsung dan melakukan tes.

Kemudian, dokter akan memberikan konsultasi seputar kondisi jerawat yang diderita pasiennya. Lalu, dokter akan memberikan resep obat jerawat yang tepat. Biasanya, resep obatnya berupa cream jerawat yang harus dipakai oleh pasiennya secara teratur. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat cream penghilang jerawat.

Cream jerawat racikan dokter terdiri atas berbagai kandungan zat aktif yang dapat menghilangkan jerawat. Contohnya adalah retinoid topikal yang berfungsi mengurangi produksi sebum kelenjar minyak, zat benzoyl peroxide yang berfungsi dalam menghilangkan bekas jerawat, zat benzoil peroksida untuk mencegah kulit mati yang menyumbat folikel rambut serta mampu membunuh bakteri yang menginfeksi folikel yang tersumbat, zat Asam azelaic yang mampu menghilangkan kulit mati dan membunuh bakteri jerawat, dan zat nicotinamide yang berkhasiat dalam menghilangkan proses inflamasi secara cepat. Kesemua zat tersebut diberikan dengan dosis yang tepat guna meminimalisir efek samping yang ditimbulkan dari pemakaian zat-zat tersebut.

Obat yang biasanya diberikan oleh dokter berupa cream jerawat yang terdiri atas beberapa jenis yang dipakai sehari-hari di siang hari dan yang digunakan pada malam hari sebelum tidur. Penggunaan cream jerawat dari dokter memiliki keunggulan dibanding dengan cream jerawat yang beredar bebas di pasaran. Keunggulannya, yaitu lebih aman dan ampuh berkhasiat dalam menghilangkan jerawat. Cream jerawatnya telah teruji secara klinis dan keamanannya bagi pasien sangat diutamakan karena dosisnya disesuaikan dengan hasil pemeriksaan kondisi jerawat pasien.

4. Melakukan perawatan wajah

Perawatan wajah yang bisa dilakukan sebagai cara mengempeskan jerawat, menghilangkan komedo, bekas jerawat, dan noda hitam adalah mandi uap. Perawatan ini bisa dilakukan di tempat SPA. namun, bila tidak biasa mengunjungi tempat tersebut, anda dapat membuatnya dari bahan tradisional sendiri dengan cara merebus air hingga mendidih dan dituangkan di wadah besar. Setelah suhu air sedikt menurun, posisikan kepala diatas wadah dengan handuk diatas kepala. Selama 10 – 15 menit biarkan uap air membasahi wajah.

Setelah itu, bersihkan wajah dengan handuk tadi. Lakukanlah cara ini secara rutin. Selain manid uap, anda dapat melakukan perawatan wajah dengan facial. Facial diketahui dapat menghilangkan komedo dan jerawat secara tuntas dan tepat. Ada salah satu lagi cara yang dapat dilakukan, yaitu eksfoliasi atau perawatan pengelupasan kult. Perawatan ini menggunakan scrub. Melakukan perawatan wajah secara rutin dapat dengan efektif membantu mengatasi jerawat hingga noda hitam.

5. Menggunakan sabun pembersih wajah

Dalam memilih sabun pembersih wajah, anda harus memperhatikan prduknya. Untuk cara mengatasi jerawat, pilihlah sabun pembersih wajah yang berfungsi mengurangi minyak di wajah, teksturnya lembut dan bebas bahan alkohol. Sebaiknya, hindari memilih sabun pembersih wajah yang bentuknya scrub bagi pemilik wajah sensitif karena tekstur scrub yang kasar bisa membuat jerawat semakin meradang ketika terkena butir-butir scrub yang kasar.

Selain itu, pilihlah sabun pembersih wajah yang bebas minyak dan pilihlah yang mengandung salicylic acid karena bisa membersihkan pori-pori yang tersumbat dan dapat mengurangi bengkak di wajah. Dan yang terpenting, pilihlah sabun yang cocok di wajah anda. Selanjutnya, pilihlah yang dapat mencerahkan wajah untuk membersihkan flek di wajah.

Kemudian, pastikan tanggal kadaluarsanya. Bila perlu minta rekomendasi dari teman atau dokter mengenai produk sabun pembersih wajah untuk mengatasi jerawat, komedo, maupun noda hitam yang tepat.

6. Menggunakan masker buah-buahan alami

Ada banyak buah-buahan yang telah diketahuai dapat berkhasiat dalam mengatasi jerawat, bekas jerawat, komedo, hingga noda hitam. Buah-buahan kaya akan kandungan nutrisi yang baik untuk kulit, sehingga sangat pas bila dijadikan masker alami sebagai obat jerawat tradisional. Sebelum pemakainnya sebaiknya wajah dibersihkan terlebih dahulu barulah maskernya diaplikasikan di wajah. Setelah kering wajah harus dibilas dengaan air hangat hingga bersih. Pemakaian masker dari buah-buahan secara rutin efektif untuk obat jerawat. Buah-buahan yang dapat dipakai untuk masker wajah obat jerawat paling ampuh, yaitu:

  • pasta kulit jeruk
  • pepaya
  • kulit pisang
  • strawberry dan madu
  • jus lemon
  • alpukat dan madu
  • tomat

7. Menjalankan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan tubuh

Kurangnya menjaga kesehatan tubuh bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Oleh sebab itu, penting untuk kita menjaga kebersihan tubuh, menjaga asupan makanan, dan menjalankan hidup sehat guna bisa terhindar dari timbulnya jerawat. Untuk itu, sering menggunakan pelembab kulit saat bepergian di luar ruangan penting untuk menjaga kondisi kulit. Menjalankan hidup sehat dengan cukup tidur juga penting dalam menjaga kesehatan kulit. Selain itu, hindari merokok, makan makanan yang berlemak dan rajin berolahraga untuk tetap membuat kulit sehat.

Itulah informasi yang dapat disampaikan mengenai 7 cara menghilangkan jerawat, bekas jerawat, komedo, dan noda hitam. Terapkan cara-cara diatas yang mana sekiranya dapat anda lakukan untuk mengatasi masalah jerawat yang anda alami. Semoga bermanfaat.